Pembukuan Keuangan Sekolah Anti Ribet, Coba Ini!
Kepala sekolah, tenaga pengajar, dan staf administrasi pasti tahu jika pembukuan keuangan sekolah adalah hal yang wajib dilakukan secara rutin. Tujuannya agar semua transaksi termonitor dengan baik, entah itu transaksi masuk maupun transaksi keluar.
Hanya saja, banyak dari Bapak/Ibu yang masih bingung soal bagaimana cara melakukan pembukuan keuangan sekolah. Tapi tenang, sebab kini ada cara pembukuan yang lebih praktis dan mudah. Caranya dengan memakai aplikasi SPP seperti Okelah.id.
Cara Membuat Pembukuan Keuangan Sekolah dengan Memanfaatkan Aplikasi SPP
Pada dasarnya, membuat pembukuan keuangan itu sama sekali tidak sulit, terlebih jika sekolah sudah menerapkan sistem pembayaran SPP online. Bapak/Ibu hanya perlu mengikuti beberapa langkah membuat pembukuan keuangan sekolah di bawah ini!
1. Pilih Aplikasi SPP Terbaik dengan Fitur Terlengkap
Langkah pertama dalam membuat laporan keuangan sekolah adalah memilih aplikasi SPP terbaik yang bisa memenuhi semua kebutuhan. Pastikan aplikasi tersebut punya fitur lengkap, khususnya fitur untuk membuat laporan keuangan seperti aplikasi Okelah.id.
Pasalnya, selain menyediakan sistem pembayaran SPP secara online, Okelah.id juga menyediakan fitur lain terkait dengan keuangan. Bapak/Ibu bisa menyesuaikan subsidi, membuat rekapitulasi keuangan, melihat bagaimana realisasi anggaran, dan lain-lain.
Jadi meskipun terkenal sebagai aplikasi SPP sekolah, Okelah.id juga bisa berperan sebagai aplikasi keuangan sekolah. Karena itulah Bapak/Ibu tidak perlu ragu untuk mulai mencobanya, mengingat lengkapnya fitur aplikasi pembayaran SPP yang satu ini.
2. Buat Catatan Rekapitulasi Keuangan yang Terstruktur Sistematis
Jika aplikasinya sudah ada, Bapak/Ibu hanya perlu membuat rekapan keuangan yang terstruktur dengan sistematis. Khusus Okelah.id, sistem di aplikasi ini bisa melakukan rekapitulasi otomatis. Jadi, Bapak/Ibu bisa langsung mendapatkan data laporan yang rapi.
Karena sudah otomatis, Bapak/Ibu tidak perlu melakukan pencatatan secara manual untuk transaksi-transaksi tertentu seperti pembayaran SPP. Semuanya sudah ada dan siap untuk Bapak/Ibu manfaatkan. Tinggal cross check data untuk memastikan semua sudah sesuai.
3. Tambahkan Data yang Belum Tercatat di Dalam Laporan
Pada beberapa kasus, ada data yang belum masuk atau ter-input ke dalam sistem. Jadi, tugas Bapak/Ibu adalah memastikan jika semua data transaksi keuangan sudah masuk dan sudah sesuai. Agar pembukuan semakin mudah, Bapak/Ibu bisa mulai mengelompokkannya.
Otomatisasi mesin memang bisa mengurangi human error, namun terkadang tetap ada kesalahan yang tidak sengaja dilakukan. Kebanyakan kesalahan berupa lupa input atau salah input angka. Jadi, selalu cross check untuk mencegah ada yang salah.
Sadar tidak sadar, kesalahan input pada laporan keuangan bisa berakibat fatal karena akan salah seterusnya. Hal ini bisa sangat merugikan, mengingat audit sekolah rutin. Jika ada angka yang salah, proses audit tidak akan bisa berjalan dengan lancar.
4. Lakukan Secara Rutin
Mencatat segala jenis transaksi terkait keuangan tidak bisa Bapak/Ibu lakukan hanya sekali. Aktivitas ini perlu berjalan secara rutin agar tidak menumpuk di saat tutup buku. Pencatatan rutin juga bisa membantu input yang lebih akurat tanpa kesalahan.
Jika memungkinkan, selalu catat transaksi di aplikasi setiap kali Bapak/Ibu selesai bertransaksi. Khusus untuk bagian yang termasuk ke dalam pencatatan otomatis seperti SPP, Bapak/Ibu bisa melihat update-nya setiap hari agar memudahkan cross check.
Penutup
Proses pembukuan keuangan sekolah kini semakin mudah dengan eksistensi aplikasi pengelolaan keuangan sekolah dengan fitur lengkap seperti Okelah.id. Jadi, siap untuk mencoba demo aplikasi SPP ini?

Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment!
Leave a Comment